 |
 |
| |
|
|
| |

|
|
Album : Anomi
Records : Self Released
Format : Full Album
Years : 2023
Format : Digital
Tracklist01.
Bias Krida 04:09
02. Manifestasi Busuk 04:20
03. Annihilation Agendas 05:31
04. Tuhan Seperti Tak Bernyali 04:34
05. God' Is It 04:09
06. Kala Terbenam 03:39
07. Master Demagogi 03:54
08. Delusion of Subsequent Enslavement 03:47
Total Runningtime :
34:03 |
|
|
|
| |
# Reviews Anomi
-
|
|
| |
|
|
|
|
| |

|
|
Album : God, Is It?
Records : Playloud Records
Format : Single
Years : 2021
Format : CD
Tracklist01.
God, Is It? 04:09
02. Master Demagogi 03:50
Total Runningtime :
07:59
|
Formation
Bolonk - Vocals
Agam - Guitars
Mame - Guitars
Ewin - Bass
Denny - Drums
Credit
Cover art - Ardha Lepa
Layout - Ewin
F |
|
|
| |
# Reviews God, Is It?
Sebuah perkusi rekursif dari negativitas apokaliptik, Grausig sukses
kembali merepresentasikan vitalitas yang besar dengan aransemen track
full agresif ini menuju kekacauan dan kemegahan BDM, dan melalui
penggunaan agresi biadab dan minimalisme brutalitas telah mendorong
sebuah pemikiran independen dalam rasa nihilistik. secara keseluruhan
ini adalah sajian yang semakin menarik saat kerinduan ini sedikit demi
sedikit terobati kemegahan 22 tahun landmark Grausig era " Abandoned,
Forgotten & Rotting Alone ". dengan harapan terbesar materi selanjutnya
Grausig tetap mempertahankan kedasyatan ini walau tidak menutup
kemungkinan progres band selalu hadir mengejutkan disetiap masa-nya. K
studio masih menjadi opsi idaman Grausig untuk tetap coba mempertahankan
salah satu karakter sound band, sehingga kita tidak bisa serta merta
sangat mudah memukul rata dengan persepsi pribadi jika tidak sependapat,
jika hari gini sound musti gini atau gitu, karena dalam setiap Band
pasti akan selalu mempersembahkan kemasan paling dirindukan fans dan
audiens-nya, apalagi w sebagai penyembah kedasyatan DM era 90-an, sangat
merindukan sekali atmosfir sound yang menggetarkan seperti ini memenuhi
ruang kamar. Tearing it self apart as it builds, " God, Is It ? " is
nonetheless a powerful masterpiece to artistic process as well as BDM
design, and its conflict if taken literally projects a hidden reality
embedded within the justifications of human survival. Whatever the
abstract interpretation, however, the textural existence that is this
music contains both the complexity to be interesting and the brutality.
dan Kalimat paling sakti untuk closing tulisan ini adalah : INI MATERI
GOKILL - KALIAN HARUS SEGERA MEMILIKINYA !!!
(LOSTINCHAOS
Mediazine)
|
|
| |

|
|
Album :
Re-Abandoned, Forgotten & Rotting Alone
Records : Disembowel Records
Format : EP
Years : 2019
Format : CD
Tracklist
01. The
Omens of Titanic Martyrdom 04:30
02. Horrendous Dead in Xenodochium 03:22
03. Thy of the Damned 04:31
04. Father of the Flesh 03:39
05. Embalmed Crucifixion 04:42
06. ...Dismemberment 03:20
Total
Runningtime : 07:59
|
Formation
James Budiyanto - Vocals
(tracks 1, 2, 4-6)
Bolonk - Vocals (track 3)
Mame - Guitars, Back. Vocals
Ewin - Bass, Back. Vocals
Denny - Drums
Credit
Guest Musicians
Andre Tiranda - Lead Guitar (track 6)
Pipinx - Lead Guitar (track 1)
Atenx - Lead Guitar (track 5)
Robby Agam - Lead Guitar (track 3)
Armand Boyd - Executive producer
Rudi Gorgingsuicide - Artwork
Disembowel Media - Graphic design
Denny - Producer
Bagus Eka. W - Photography
|
|
| |
# Reviews
Re-Abandoned, Forgotten
& Rotting Alone
Salah satu Debut
representasi terbaik yang telah melakukan pekerjaannya di luar harapan
siapa pun, dan usia tidak mengenal kata menyerah, materi yang seharusnya
bisa menjadi Re-make ini sendiri menunjukkan bahwa Grausig memang tidak
main-main dan sangat serius membuat Produksi BDM klasik dengan cita rasa
baru sangat menyegarkan untuk hari ini selalu terdengar luar biasa.
sebuah bentuk penghormatan untuk Alm. Vocalis James yang belum
kesampaian akhirnya terbayarkan sudah (meski ga seluruh lagu), bisa ikut
merasakan apa yang jadi keinginannya sebelum James Meninggal. meski
secara garis besar materi ini memang tidak dapat dibandingkan karena
jelas era dan Masa yang berbeda, Grausig tetep sukses menghadirkan new
experience masterpiece yang telah lama jadi Rare material sepanjang
karir band. Salut banget atas kerja keras Denny Cs bisa ngasih kesegaran
hari ini saat sukses mengulik materi yang sudah berumur hampir 20 tahun
ini. ditambah penampilan Musisi tamu yang memberikan Goresan indah untuk
track BDM legendaris terbaik Scene tanah air. Produksi-nya juga sangat
tidak mengecewakan apalagi kalian memegang sendiri Package kerennya.
pada akhirnya Fans Grausig bisa menikmati kembali materi klasik yang
sempat jadi Rare release, meski tidak semua track berhasil diusung
kembali karena sesuatu hal, EP " Re-Abandoned, Forgotten & Rotting Alone
" sangat wajib berada dalam daftar koleksi BDM berbahaya dari masa lalu
dengan taste yang lebih mematikan lagi ! Of the several albums put out
by this highly respected outfit, this is the one to get, regardless of
whether you define yourself as being an old school or new school DM fan.
It is one of those few albums that can successfully straddle the divide
between both generations and come off as genuine. It’s unique in the
sense that it was neither ahead of its time or just a little too late to
be " the album " in terms of its genre, but was instead the right album
at the right time to keep things interesting, right smack in the middle
of the high period of DM reign in the early 90s. YOU MUST HAVE NOW !!!
(LOSTINCHAOS
Mediazine)
|
|
| |
|
|
|
|
| |

|
|
Album : Dogma Dunia
Baru
Records : Zilergem Records
Format : Full lenght
Years : 2018
Format : CD
Tracklist
01. Propaganda Konsep
Ketuhanan 03:35
02. Budak Akhir Zaman 04:21
03. Dogma Murka 03:27
04. Idealisme Cacat 03:49
05. Fanatisme Bodoh 03:23
06. Be God Syndrome 03:40
07. Terror Dunia Baru 03:50
08. Dominasi Kuasa 04:25
Total Runningtime : 30:30 |
Formation
Bolonk - Vocals
Septian - Guitars
Mame - Guitars
Ewin - Bass
Denny - Drums
Credit
Dee Gozali/Dee - Artwork
|
|
| |
|
|
|
|
| |
# Reviews Dogma Dunia
Baru
Unmemorable
riffs, annoying vocals, painful drumming, and a tiring runtime would
give this album a 666% on a good day. So this is apparently the place
where Grausig career Dramatically changes. All the people who used to
hate this band suddenly hear this album and come out of the listening
experience fellating the band. The critics unanimously agree it's great,
and that it flattens out all the faults Grausig have ever made. saatnya
kita harus lebih openminded untuk mendengarkan suatu yang berbeda dari
persepsi kita yang hanya dibentuk oleh Doktrin mulut mulut pembual dan
lebih kembali jujur mendengarkan kata hati sendoro tentang kualitas dan
bukan melulu kuantitas framing semu. secara keseluruhan Grausig telah
membuat tamparan berarti dengan perform nya hari ini, sehingga sekali (lagi)
buat kalian yang menyukai gaya liar ala Origin dan Meraung buas Sylvain
Houde era Kataklysm, Gw rekomendasikan banget Album ini untuk dikonsumsi
tanpa berfikir panjang lagi. Grausig can be described as sheer the all
madness, a band who can create a record that finds its way into your
brain, takes it hostage, rapes its wife and kids, kills them, devours
them, and then burns their house down on the way out. This is quite
simply put, ONE OF THE MOST SAVAGE ALBUM I HAVE EVER IN 2018 HAD THE
PLEASURE OF LISTENING ! karena Gw sangat menikmati komposisi yang
Grausig suguhkan saja lewat kerja keras dan tidak akan mengecewakan bagi
kalian fans hingar bingarnya harmoni cadas tanpa kompromi seperti ini !
This is a Masterpiece, and the Beast album of 2018 so far, YOU MUST HEAR
IT ... BUY OR BLASTED !!!
(LOSTINCHAOS
Mediazine)
|
|
| |
|
|
|
|
| |

|
|
Album : Di Belakang
Garis Musuh
Records : Majemuk Records
Format : Full lenght
Years : 2016
Format : CD
Tracklist
01. Di Belakang Garis
Musuh 04:26
02. Teokrasi Biru 03:42
03. Pralaya Hipokrit 03:56
04. Doktrinasi Cacat Temporer 03:48
05. Sampah Moralitas Dimensi 02:40
06. Infeksi Kanibal Utopia 03:40
07. God's Replicated 02:45
08. Prelude One 02:42
09. Doomsday 02:31
Total Runningtime : 30:10 |
Formation
Phuput - Vocals
Ivan - Guitars
Ewin - Bass, Back. Vocals
Denny - Drums
Credit
Cover art - Bvllmetalart
|
|
| |
|
|
|
|
| |
# Reviews Di
Belakang Garis Musuh
Menjadi akhir
yang membahagiakan saat kita telah menyelesaikan dengan baik siksaan
Barbar selama durasi total setengah jam-an yang melegakan. kita
dimanjakan banget dengan sajian Kualitas mengerikan dari salah satu
Veteran Monster DM terbaik yang pernah dimiliki Scene Tanah air. sejauh
ini ga ada kesan miring sedikitpun, walau beberapa Karakter Musikal
masih terbawa oleh sosok Influentalis-nya, akan tetapi jika kita masih
terlalu Kaku " Ngotot " membahas Orisilitas memang tidak akan ada titik
terang, Karena musik sendiri menjadi bagian tak terpisahkan juga dalam
sebuah Perkembangan. Respectfully juga Grausig masih menyuguhkan Sound
yang mewakili karakter utama, lebih Natural serta Powerfully. dikerjakan
di 2 studio berbeda rupanya menjadi salah satu alasan dari keseluruhan
materi " Dibelakang Garis Musuh " bisa memberikan sentuhan nyata Sound
Grausig. Kemudian Sebagai Distributor dan marketing Masterpiece Killer
ini, Majemuk Records mengemas-nya dengan Package Profesional yang siap
menghipnotis Art-fans karya Seniman Bvll Metalart. so, rasakan sendiri
sensasi menggoda yang bikin ga stabil nafas kalian dengan rentetan drum
rapat mencekam dan meski sangat disayangkan jika ini menjadi materi
terakhir dengan Gitaris jahat berbakat Ivan dalam formasi solid ini
ketika Ivan harus mengundurkan diri dari Grausig sebelum Old School DM
album Fantastis ini dilepas. Welcome New Guitarist Alan ! semoga lebih
mampu memberikan injeksi darah menyegarkan bagi Grausig. the production
and the violence have improved and increased in an Astonishing way. The
riffs are always intricate even if the band has incredibly Talented
musicians while the drums rolls are one of the most Recognizable
Characteristics of this song. MOSTLY RECOMMENDED RELEASE & YOU MUST HAVE
!!!
(LOSTINCHAOS
Mediazine)
|
|
| |
|
|
|
|
| |

|
|
Album : Feed the Flesh to All Who Suffered and Died
Records : Zim Zum Entertainment
Format : EP
Years : 2014
Format : Cassette
Tracklist
Side A
01. Curse of Satan
02. Unholy Invocation
03. Embalmed Crucifixion
04. Upon the Flesh of Nazarene
05. Doomsday
Side B
06. Intro: The Killing Storm
07. Curse of Satan
08. Father of the Flesh
09. Delusion of Subsequent Enslavement
10. Awakened from Isolated Vortex Congregation
11. Doomsday 2K13
|
|
|
| |
# Reviews
Feed the
Flesh to All Who Suffered and Died
-
|
|
| |
|
|
|
|
| |

|
|
Album : God's
Replicated
Records : Self Release
Format : Single
Years : 2014
Format : CD
Tracklist
1. Intro (Psycho Kills) 01:31
2. God's Replicated 02:44
3. Sampah Moralitas Dimensi 02:38
4. Beat the Bastard (The Exploited cover) 04:03
Total Runningtime : 10:56
|
Formation
Phuput - Vocals
Ivan - Guitars
Ewin - Bass, Back. Vocals
Denny - Drums
Credit
Toto Torture - Cover art
Yudha - Recording (drums)
Ndiss Ramadhan - Cover layout
Mame Rushsuck - Photography
Denny - Producer
Didiet "Deblo" Priandi - Recording, Mixing, Mastering
|
|
| |
|
|
|
|
| |
# Reviews God's
Replicated
Inilah sedikit
jawaban dari Gw yang sempat dipertanyakan beberapa Metalhead tentang
Musikalitas Grausig sejak merubah Formasi-nya secara Signifikan tersebut.
Pergantian Formasi memang Lazim dan umum terjadi dalam sebuah Formasi
ketika dihadapkan dengan Tuntutan baru dalam Kehidupan meskipun beberapa
tantangan telah berhasil kita lalui dan kemudian harus bertekuk lutut
kembali dengan yang namanya Kebutuhan penting lainnya. Seperti masih
belum selesai menggaruk Kepala saja, Sejak EP " In the Name of All Who
Suffered and Died " masih ada banyak pertanyaan baru meski Harus
terbayar dengan performa Maksimal Grausig saat itu mengusung Komposisi
Baru seperti " Delusion of Subsequent Enslavement & Awakened from
Isolated Vortex Congregation " adalah sebuah Keberhasilan tersendiri
bagi band untuk eksis Tampil Mengganas dengan irama Brutal Death Metal
Intens, sayang kemudian Sebuah " Taruhan " baru cukup menyita rasa
penasaran Gw saat James harus hengkang dari Formasi karena kesibukan
pekerjaannya, disusul kemudian Gitaris Budi Ridwin Nasution juga
mengundurkan diri dari Grausig, meski akhirnya tergantikan, inilah
jawaban dari semuanya dari Gw pribadi saat mendapatkan Single "
Perkenalan " formasi Baru-nya " God's Replicated ". Mendengar Single "
God's Replicated " ini sepertinya gw sedang bermimpi dan seperti tidak
sadar mendengarkan ramuan formasi Baru Grausig, merasakan cukup banyak
sentilan baru mengena, tapi gw terlalu menikmati Komposisi Apik yang
Grausig Tawarkan saat ini Makin terasa matang serta Dinamis. Death Metal
sound " Berbeda " cukup untuk mematahkan persepsi kebanyakan Metalhead
akan merasakan nuansa yang monoton mereka dengar. makanya Grausig
bersikukuh merilis secara Independen Single ini sebagai wujud ingin
mengenalkan "Bentuk" barunya. Meski dengan Kemasan Kover yang sederhana,
Profesional CD nya tetap yang utama. it's not overly clean, but really,
this production fits the grim brutality here so much better than a clean
! YOU MUST FEEL THIS BRUTALITY !
(LOSTINCHAOS
Mediazine)
|
|
| |
|
|
|
|
| |

|
|
Album : In the Name of
All Who Suffered and Died
Records : Self Release
Format : EP
Years : 2013
Format : CD
Tracklist
01. Intro: The Killing Storm 00:58
02. Curse of Satan 02:24
03. Father of the Flesh 03:43
04. Delusion of Subsequent Enslavement 03:09
05. Awakened from Isolated Vortex Congregation 02:59
06. Doomsday 2K13 02:37
Total Runningtime : 15:50 |
Formation
James A. Budiyanto - Vocals
Budi Ridwin Nasution - Guitars
Ewin Naiborhu - Bass
Denny - Drums
Credit
Bvllmetalart - Cover art
Yuda - Engineering
Didit Deblo Priandi - Engineering, Mixing, Mastering
|
|
| |
|
|
|
|
| |
# Reviews
In the Name of All Who
Suffered and Died
At the time, I
liked the intense and brutal approach, though the primary attraction
came from the blasphemous and Satanic sentiment that was present in each
track !! masih dengan Komposisi yang Brilian dan Sophisticated, Grausig
masih menguasai Gaya Bermain death Metal yang " Old Schooling " banget,
masih mempertahankan karakter yang ga bisa lepas dari tubuh band
tentunya. bahkan bisa gw rasakan sendiri bagaimana Komposisi lagu baru
mereka semakin berbahaya dan Matang ! sometimes being somewhat
technically impressive, sometimes menacing, and forgettable on some
instances. The solos feel like an afterthought; blurs of notes spewed
out in an unmemorable fashion that lacks any depth. " Awakened from
Isolated Vortex Congregation " masih didaur ulang dari album "
Abandoned, Forgotten, & Rotting Alone ", serangan mantap membabi buta
masih menjadi Trademark berdarah berikutnya, dan ditutup oleh Track
anthemic Grausig yang fenomenal " Doomsday " dan kali ini mendapat
sentuhan baru yang lebih modern pada beberapa part, sehingga " Doomsday
" menambahkan lagi menjadi " Doomsday 2K13 " adalah versi baru track ini.
Grausig were transitioning into one of the most brutal, infamous runts
in the entire Indonesian litter, and they offered a reliable level of
blasphemous release for an audience that wanted to pound their own
fucking skulls in !!! Masterpiece Mini CD mengerikan yang patut menjadi
Barometer Band2 Death Metal era kini mulai lebih mempertimbangkan skill
perform Real dan Kualitas yang utama daripada hanya menjadi Budak
Digitalisme. bagaimana Gw juga merindukan era 90-an dimana para musisi
band metal lebih " Jujur "dengan skill perform sehingga menjadi Greget
memorable tersendiri untuk menikmati seterusnya karir mereka. sebuah
ancaman telah datang kembali dari masa lalu untuk menunjukkan bagaimana
memainkan musik " Death Metal " yang sebenarnya nih hehehe .... Hadir
dengan Kemasan Profesional Full colour cover dan Bonus Poster cukup
untuk melepas dahaga Fans lama Grausig. This is a great example of how
to incorporate all layers of the death metal sound together in a way
that brings out the best in each instrument, leading to a crushingly
heavy sound album that may seem mindlessly brutal, but in reality is
loaded with many instrumental intricacies that make it one of the top
albums to come out of the Indonesian scene, BUY OR DEATH
!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
(LOSTINCHAOS
Mediazine)
|
|
| |

|
|
Album : Abandoned, Forgotten, & Rotting Alone
Records : Independen Record
Format : Full Length
Years : 1999
Format : Cassette
Tracklist
01. The Omens of Titanic Martyrdom 04:15
02. Cryptic Spawn from Behind the Catatonic Lights 02:20
03. Father of the Flesh 03:27
04. .....Dismemberment 03:15
05. Horrendous Dead in Xenodochium 03:11
06. Awakened by Isolated Vortex Congregation 02:48
07. I Am the Filth of the Seven Sorrows 03:19
08. Embalmed Crucifixion 04:12
Total Runningtime : 26:47
|
Formation
James Budiyanto - Vocals
Ricky - Guitars
Ino - Bass, Back. Vocals
Denny - Drums
Credit
Bagus Eka W - Co-producer
Don Bartley - Mastering
Harry Widodo - Engineering, Mixing
|
|
| |
|
|
|
|
| |
# Reviews
Abandoned, Forgotten, & Rotting Alone
-
|
|
| |
 |
|
Album : Feed the Flesh to the Beast
Records : Graveyard Productions
Format : EP
Years : 1994
Format : Cassette
Tracklist
01. Curse of Satan 02:10
02. Unholy Invocation 03:24
03. Embalmed Crucifixion 04:27
04. Upon the Flesh of Nazarene 03:07
05. Doomsday 03:22
|
Formation
James Budiyanto - Vocals
Ricky - Guitars
Bobby - Bass, Back. Vocals
Denny - Drums
Credit
Denny - Cover art
Harry "Triple M" - Engineering
|
|
| |
|
|
|
|
| |
# Reviews
Feed the Flesh to the Beast
-
|
|
 |
|
|
|
|
|
|